You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Kapal Rescue Korban Pesawat Jatuh Sriwijaya Air di Pulau Lancang Disemprot Disinfektan
photo Suparni - Beritajakarta.id

PMI Kepulauan Seribu Disinfeksi Kapal Rescue

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten kepulauan Seribu melakukan disinfeksi terhadap kapal rescue yang digunakan dalam pencarian korban maupun material pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di sekitar perairan Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kelurahan Pulau Pari, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan. 

60 liter cairan disinfektan

Ketua PMI Kepulauan Seribu, Natsir Sabara mengatakan, kapal yang  disemprot cairan disinfektan oleh relawan meliputi kapal Basarnas, kapal TNI AL dan seluruh kapal yang bersandar di Dermaga Pulau Lancang usai pencarian korban.

"Semua kapal disemprot disinfektan, pengangkut penyelam, pengangkut temuan korban atau jenazah dan material, jumlahnya ada 14 kapal," ujarnya, Minggu (17/1).

Pos Dishub Pulau Pari Disemprot Disinfektan

Natsir menjelaskan, penyemprotan disinfektan tersebut dilakukan oleh enam relawan PMI Kepulauan Seribu yang sebelumnya selalu siaga di Posko Pulau Lancang.

"Disinfeksi ini menghabiskan 60 liter cairan disinfektan. Selain kapal yang bersandar, semua petugasnya sebelum turun ke dermaga juga ikut didekontaminasi," terangnya.

Ia berharap, dengan penyemprotan terhadap peralatan kerja, kapal dan petugasnya, bisa mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kepulauan Seribu.

"Ini bagian dari penerapan protokol kesehatan dan upaya pencegahan agar petugas dapat bekerja dengan rasa aman serta nyaman, fokus terhadap pencarian,"  tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1183 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1158 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye947 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye931 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye846 personBudhi Firmansyah Surapati